Friday, 31 October 2014

Dampak Pemanasan Global, 35 Ribu Walrus Cemas Datang Ke Pantai Alaska

 Dampak Pemanasan Global, 35 Ribu Walrus Cemas Datang Ke Pantai Alaska
 Dampak Pemanasan Global, 35 Ribu Walrus Cemas Datang Ke Pantai Alaska


Kian lebih 35. 000 ekor walrus datang ke pantai di Alaska didalam situasi cemas, lantaran pemanasan global sudah mencairkan es tempat mereka beristirahat. Fenomena itu berlangsung hari sabtu waktu lalu di suatu pantai seputar 5 km samping utara dari Point Lay, Antartika.

Seperti ditulis Dailymail, 1/10/14, berkumpulnya beruang-beruang kutub type walrus pasifik didalam jumlah yang sangatlah besar di pinggir pantai yaitu suatu fenomena yang berlangsung disebabkan mencairnya bongkahan-bongkahan besar es di laut juga sebagai dampak dari pemanasan global yang sudah bikin iklim menghangat.

 Dampak Pemanasan Global, 35 Ribu Walrus Cemas Datang Ke Pantai Alaska
 Dampak Pemanasan Global, 35 Ribu Walrus Cemas Datang Ke Pantai Alaska


Andrea Medeiros, juru bicara US Fish and Wildlife Service, menyampaikan walrus pertama kali tampak di pantai pada 13 September 2014. Andrea lalu lakukan penilaian serta temukan seputar 50 bangkai walrus di pantai minggu lantas. Disangka pemicu kematian mamalia laut ini dikarenakan oleh terlampau banyak walrus yang berdesak-desakkan di pantai.

Walrus pasifik menggunakan musim pertandingan dingin di Laut Bering. Betina melahirkan diatas bongkahan es laut serta memakai es juga sebagai basis menyelam untuk meraih siput, kerang serta cacing di laut yang dangkal.

Tak seperti anjing laun, walrus tak dapat berenang tanpa ada batas saat serta mesti beristirahat. Mereka memakai taring mereka untuk “mengangkut keluar, ” atau menarik diri ke es atau batu.

Menghangatnya suhu hawa di musim pertandingan panas, menyebabkan pinggir es laut di samping utara mencair. Walrus betina serta walrus muda naik ke es laut di laut Chukchi, Selat Bering, sesaat beberapa jantan mesti mencari-cari daratan seperti pantai di Alaska.

Didalam satu tahun lebih paling akhir, es laut sudah surut di samping utara samudera Antartika, dimana kedalaman air laut melebihi 2 mil serta walrus tak dapat menyelam ke bawah.

Walrus didalam jumlah besar pertama kali tampak di segi US Laut Chukchi pada th. 2007 Mereka kembali pada th. 2009, serta pada th. 2011, beberapa ilmuwan memperkirakan 30. 000 walrus selama 1 km. dari pantai dekat Point Lay.

The World Wildlife Fund menyampaikan walrus juga sudah berkumpul didalam kelompok-kelompok besar di laut Rusia.

“Ini tandanya yang mengagumkan dramatis, yang merubah keadaan lingkungan juga sebagai hasil dari hilangnya es laut, ” kata Margaret Williams, Direktur Manajer dari program grup yang mempelajari Antartika.

“Beruang-beruang kutub ini mengemukakan pada kita, bahwa lingkungan di Antartika beralih amat cepat. Begitupun yang berlangsung di semua dunia


see Live Score Online

and Berita Bola Klasemen Sementara

Ditulis Oleh : Karina Dalton // 09:58
Kategori:

0 comments:

Post a Comment

 

Blogger news

Blogroll

Powered by Blogger.